Fake Relationship Part 11: Babak Selanjutnya!

Annyeong chingudeull!! Siapa yang kangen ama Fake Relationship? Aduuuh mian udah hiatus berbulan-bulan ama maaf udah bikin chingudeul nunggu ampe lumutan ;AAA; ini author udah sampe jamuran ini nyari waktu luang (?) xDD yaudah cekidooot ouo

Fake Relationship.

part 11: Whoa, babak selanjutnya!

Cast:

–          Kris Wu Yi Fan

–          Kim Taeyeon

–          Byun Baekhyun

–          Park Jiyeon

Genre: Romance

Rated: T

Length: Chaptered

Jiyeon mengambil salah satu piring berwarna itu dari Juniel dan berjalan melewati pasangan-pasangan itu. Tapi sebelum dia naik ke lantai 2, dia sempat berbalik jadi aku sempat melihat seringai yang ada di wajahnya.

Oh Tuhan, tolong biarkan aku menang supaya dia bisa menarik seringainya.

“Pasangan kedua yang lolos adalah pasangan Son Naeun dan Kim Myungsoo dengan nomor 7!” Kyungsoo mengumumkan dengan gembira.

Pasangan itu tersenyum lebar saat mereka menerima piring berwarna. Tapi aku? Aku benar-benar tidak bisa menahan diriku. Aku sudah siap merobek apapun dan menggila. Oke, apa mungkin aku terlalu… berlebihan?

“Pasangan ketiga yang menang adalah Kang Jiyoung dan Jung Daehyun dengan nomor 11!”

Tinggal 2 pasangan tersisa. Ya! Hanya tinggal 2 pasangan! Tuhan tolong biarkan aku menang kali ini kumohon!

“Wah, kita sudah memasuki puncak. Hanya 2 pasangan tersisa semuanya. Pasangan keempat yang menang adalah Ahn Sohee dan Kim Minseok dengan nomor 13!”

Tuhan, hanya 1 pasangan tersisa. Kupikir kepalaku akan meledak. Ketegangan membuatku takut dan kulihat beberapa gadis mulai menangis.

“Sebelum aku mengumumkan pasangan terakhir. Aku ingin berterima kasih pada kalian semua karena sudah datang. Dan seperti yang kubilang, silahkan datang kembali tahun depan. Dan pasangan terakhir adalah…”

Jemariku bergetar. Hadiahnya mungkin besar namun kekalahan atas Jiyeon dan Kris lebih menakutiku.

“Lee Byunghun dan… tunggu dulu. Ada dua pemenang untuk nomor 14… oh… mianhamnida Lee Byunghun dan Park Sunyoung, juga pada Lee Jieun dan Kim Jongin tapi kalian berdua telah memilih nomor yang sama yaitu nomor 14 dan oleh karena itu kalian berdua dieliminasi.”

Kudengar dua orang gadis menangis dibelakang, dan seperti yang kuduga mereka berdua adalah gadis-gadis yang dieliminasi.

Aku masih punya harapan!

“Baik semuanya, pasangan terakhir yang menang adalah… nomor 15! Taeyeon dan Baekhyun! Selamat!” Kyungsoo bertepuk tangan.

Kupikir aku baru saja berhenti bernapas selama beberapa saat. Dan kurasa aku hampir pingsan. Namun Baekhyun langsung menggenggam tanganku dan mengajakku menghampiri Juniel untuk mengambil piring.

Seseorang tolong cubit aku! Aku lolos! Aku tersenyum lebar saat aku dan Baekhyun naik ke lantai 2.

Saat aku naik ke cafe atas, aku menyadari kalau Kris dan Jiyeon tampak terkejut melihatku yang sedang memegang piring berwarna merah.

Pfft, apa kalian berpikir aku akan kalah begitu saja?

Tidak mungkin.

****

Tidak butuh waktu lama sampai Juniel dan Kyungsoo naik ke lantai 2 untuk memberitahu kami tentang penjelasan putaran kedua. Tinggal 5 pasangan tersisa dan perkiraan untuk melawan Jiyeon dan Kris memutari kepalaku. Baekhyun tampak lebih tenang dari sebelumnya dan dia seperti tidak peduli tentang dunia luar (?)

“Selamat untuk kalian yang telah lolos ke babak kedua. Babak kedua adalah tentang cerdas cermat. Nona Choi akan menulis skor untuk babak ini dan 2 pasangan dengan nilai terbanyak akan lolos ke babak ketiga. Aku akan mengajukan pertanyaan dan yang pertama memegang piring berwarna mereka dipersilakan untuk menjawab pertanyaannya. Jadi kalian harus cepat!” Kyungsoo menjelaskan.

Aku hanya berharap supaya pertanyaannya mudah semua. Kemudian Kyungsoo terus mengajukan banyak pertanyaan, dan aku tidak bisa menjawab apapun, untunglah Baekhyun terus menjawab pertanyaannya. Kudengar pasangan yang ada di sebelahku terus berbicara tentang Baekhyun.

“Kita akan lolos, percayalah.” Bisik Baekhyun.

Aku hanya mengangguk, namun aku tak terlalu peduli.

Seperti yang kuduga, Baekhyun dan Kris. Dua orang itu terlihat saling melempar death glare satu sama lain, dan seperti mengabaikan dunia luar, hanya berkonsentrasi untuk mendapat skor paling tinggi untuk babak ini.

Kalian akan kalah, Kris dan Jiyeon! Aku dan Baekhyun akan menjalankan permainan ini!

“Akhirnya babak ini sudah selesai chingu! Dan kita tahu pasangan mana yang memenangkannya,” Kyungsoo memutar bola matanya.

Pasangan-pasangan di sebelahku terlihat menunduk dan berbisik-bisik satu sama lain, bukannya aku begitu peduli atau apa, kelihatannya mereka cemburu karena Baekhyun ada di timku. Dan ditambah lagi, rupanya Baekhyun jauh lebih pintar dari yang kuduga.

“Pasangan pink, Kris dan Jiyeon, juga pasangan hijau, Taeyeon dan Baekhyun, selamat kalian lolos! Dan yang lainnya, selamat karena sudah sampai sejauh ini, tapi kami mohon maaf karena kalian dieliminasi. Tapi seperti yang kukatakan, silahkan kembali tahun depan!” ujar Kyungsoo agak bersusah payah menenangkan kegaduhan.

Kyungsoo berdehem, “Sekaranglah, tantangan sebenarnya sudah dimulai.” Ia menyeringai. Dan entah kenapa perutku mulai mengeluarkan bunyi-bunyi yang agak jauh lebih memalukan dari sebelumnya.

Entah kenapa, aku baru sadar kalau sedari tadi Kris memandangiku saat aku tengah memandangi piring warna hijau-ku di meja. Pfft, apa dia takut kalah?

Kemudian Juniel datang mendorong sebuah meja, ia lalu membuka kain yang terlihat menutupi meja itu. Makanan mengisi meja itu.

“Seperti yang kalian lihat, meja ini punya dua hidangan yang sama di masing-masing sisi. Tugasnya, kalian harus menghabiskan mangkuk ini secepat tenaga. Jadi pilih salah satu dari tim kalian untuk maju di babak ini.” Jelas Kyungsoo masih dengan seringai menyeramkan di wajahnya.

Baekhyun menatapku, “Kau ingin melakukannya noona?”

Ya Tuhan, aku tidak mau Baekhyun berpikir kalau aku gemuk, pfft tapi siapa yang peduli? Aku hanya tak ingin kalah dalam kompetisi ini. Aku juga tidak begitu yakin kalau Baekhyun itu orang yang peduli soal berat badan, tapi aku juga tidak terlalu mengenal Baekhyun.

“Entahlah, maksudku jika kau yang ingin melakukannya,” ujarku sambil menahan kelaparanku yang tak tertahankan.

Tiba-tiba Baekhyun menepuk perutku. Tunggu, kenapa dia menepuk perutku?!

“Sepertinya temanmu tidak setuju,” goda Baekhyun dan membuatku makin malu.

Terima kasih Baekhyun, aku sangat berterima kasih.

Entah darimana asalnya, kudengar suara batuk dan ternyata itu adalah Kris. Kris tidak memasang wajah menyebalkan andalannya, dia terlihat seperti kesal dari pada menyebalkan. Mungkin dia sakit? Siapa peduli, dia pernah membuangku.

“Jadi, dua orang yang akan melakukan tantangan ini. Bisakah kita mulai?” Juniel menyadarkanku dari imajinasiku.

Aku bertanya pada Baekhyun sekali lagi, tapi ia tidak menjawab, malah mendorongku dengan lembut ke kursi.

“Fighting!” bisiknya.

Dasar Baekhyun tidak sopan.

Dan di depanku, gadis kecil sombong itu, Park Jiyeon. Melihatnya aku makin termotivasi untuk menang. Ketika Kyungsoo meniup peluit, aku langsung mengambil mangkuk terbesar yang ada dan langsung menyantapnya. Mulai dari Kimchi, nasi goreng, ramen, dan makanan enak lainnya. Perutku makin besar dan besar.

Aku mungkin sudah terlihat seperti sumo, tapi aku tak peduli. Yang membuatku terkejut ialah, setiap aku menyelesaikan semangkuk, Jiyeon juga selesai. Saat aku mulai mengambil satu mangkuk, ia juga ikut mulai. Dasar peniru. Dan akhirnya kami sama-sama selesai, dan rupanya hasilnya juga seri.

Pada lomba yang terakhir ini, kami dituntun di sebuah ruangan yang gelap.

“Ini adalah tantangan yang membuktikan bagaimana kalian tidak bisa hidup tanpa pasangan kalian. Yang perlu kalian lakukan adalah menemukan seseorang dalam kegelapan. Setelah kalian yakin siapa orang itu, kalian bisa berteriak “aku tahu!” dan menyebutkan nama orang itu. Paham? Oh ya, dan di meja itu ada beberapa helai kain yang harus kalian gunakan untuk menutup mata kalian. Nona Choi akan menuntun kalian ke titik awal kalian.” jelas Kyungsoo.

Dengan cepat kami menyambar kain-kain itu dan mempersiapkan diri. Aku tidak tahu tentang yang lainnya, tapi aku benar-benar takut. Tidak ada yang tahu kalau aku sangat benci kegelapan. Dan kurasa seseorang menggandeng tanganku, mungkin saja Juniel yang lalu menuntunku berjalan ke sebuah arah.

“Oh ya, aku lupa menambahkan. Selama proses berburu, tidak ada yang diizinkan untuk membuat suara. Baiklah, siap semua? Hana, dhul, set!” teriak Kyungsoo.

Aku berjalan pelan-pelan, sambil berharap paling tidak Baekhyun akan datang menyelamatkanku seperti malaikat. Aku merasa seperti akan tersandung beberapa kali tapi untungnya tidak. Syukurlah. Namun semakin aku berjalan, semakin aku merasa tertekan. Aku dan kegelapan bukanlah teman yang baik.

Aku melambai-lambaikan tanganku di angin, mencari sesuatu yang bisa kupegang, dan untungnya aku bisa merasakan sesuatu… atau seseorang, dengan cepat aku menyambar tangan orang ini.

Saat menyentuh lengan orang itu, aku merasakan kalau dia sedang mengenakan sweater. Aku tahu kalau Baekhyun sekarang menggunakan sweater, tapi Kris juga. Jadi yang mana yang benar? Tuhan entah kenapa aku merasa sangat tertekan. Tapi aku tak merasakan reaksi apapun, jadi mungkin saja ini pasti Baekhyun. Dia harus Baekhyun.

“Aku tahu!” teriak Jiyeon dari suatu tempat.

Aku mulai panik, aku tak ingin kalah!

“Siapa itu, Jiyeon?” teriak Juniel.

“Kris!”

Yes! Tunggu, memang. Yay! Karena aku tidak menggandeng Kris. Tidak! Karena aku baru saja kalah. Oh tidak.

“Jawabanmu… sayang sekali salah…. yang berarti, pasangan hijau yang menang! Selamat untuk Baekhyun dan Taeyeon!”

Kupikir aku hampir saja pingsan, perasaan gembira sudah menjalar ke seluruh tubuhku. Tunggu… tunggu… jika Jiyeon tidak menggandeng tangan Kris…

Cepat-cepat kulepas kain yang menutupi mataku, dan aku mendapati kalau tubuh itu hanya berada sekitar 10 cm dari wajahku.

Tidak.

Jangan bilang padaku kalau sekarang aku sedang bergandengan dengan KRIS?!?!?

TBC

14 thoughts on “Fake Relationship Part 11: Babak Selanjutnya!

  1. WAAAA…. jadi yang digandeng taeng unnie itu spa dong?
    wah. pnasaran tingkat dewa deh, ayo fong, dilanjut…

  2. Anyyeong aku reader baru😄 Aku suka FF ini, sesuatu banget XDXD kekekee~ rada sedih ni disini KrisTaeng moment jadi luntur, hiks T,T Hwaiting ya thor .. Cepet publish next chapter, jebal :*

    aku udah follow WP-nya author loh :3

  3. Dulu q peenah bca tapi bru ampe part 9 akhrnya dilanjutinn lanjutinn lagii donk baguss bgt ff’nya daebbaakkk pokonya kenapa kris gak nyoba nolak jiyeon yahh dia keliatan pasrahh bgt gituuhhh next next next

  4. Aduh in ffmu saeng Eon tnggu2. Tiap jam di cek loh.
    OMO O.O 10cm?
    Taeng Eon bruntungnya drimu.
    Brtatapn dng abng naga kris it gantengnya mkin tertampang nyata tuh^_^

    Fighting

  5. huaaaaa akhirnya selama berabad2 menunggu
    muncul juga nie part 11 nya
    tapi toh tak sia2 menunggu coz cerita nya menarik abis😉
    I LIKE THIS FANFIC :*

    wah suka tuh bagian yg berada dalam kegelapan itu.
    Bwoh😮 10 cm dari wajah taeng ? #ngebayangin nya cuman bisa senyam-senyum sendiri🙂

    yah kok TBC pas bagian di ujung ubun2
    huft ;(

    di tunggu next part nya chingu🙂 saya setia kok nunggu lama tp jangan lama2 juga bisa lumutan saya😀

    Fightaeng !!!

Mind to suggest something?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s